Beranda News Bandarlampung Humas PT KAI Tanjungkarang: Tembok Roboh karena Dilubangi Warga

Humas PT KAI Tanjungkarang: Tembok Roboh karena Dilubangi Warga

161
BERBAGI
Humas Divre IV Tanjung Karang Franoto Wibowo (kanan), saat menjelaskan layanan khusus bagi ibu hamil, dalam konferensi pers di ruang VIP Stasiun Tanjungkarang, Rabu (8/3/2017).

TERASLAMPUNG.COM — PT Kereta Api (KAI) Tanjungkarang tidak mau dipersalahkan begitu saja terkait robohnya tembok pembatas  rel kereta api dengan perkampungan warga di sekitar rel kereta api di belakang Kantor Secofindo, Jl. Gatot Subroto, Pecohraya, Bandarlampung, pada Rabu lalu (7/3/2018).

Dalam rilisnya Kamis (8/3/2018), Kepala Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang Franoto Wibowo, tersebut akibat ada warga yang melubanginya buat saluran pembuangan air ke rel kereta api.

“(Robohnya tembok) Akibat ada warga yang melubangi dinding beton penahan sterisasi untuk saluran air, dinding jadi rapuh dan roboh,” Franoto.

BACA: Ini Sikap Senator Andi Surya Terkait Robohnya Tembok PT KAI di Bandarlampung

Menurut Franoto, petugas sudah membenahi dinding beton yang roboh untuk memperlancar kembali lalulintas kereta api untuk menjaga keselamatan masyarakat dan perjalanan kereta api, katanya.

Petugas sedang membersihkan puing tembok pembatas perkampungan dengan rel di belakang Kantor Sucofindo ,Kelurahan Pecohraya, Bandarlampung. (Foto: Heri Ch Burmeli)

“Lahan milik KAI itu 75 meter dari as rel ke kanan dan ke kiri. Masyarakat tidak boleh membuat bangunan di lahan yang masuk radius tersebut tanpa izin dari PT KAI,” katanya.

Franoto mengatakan, soal apakah pembuatan dinding tersebut sesuai bestek atau tidak bisa ditanyakan langsung ke petugas Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumbagsel.

Dia berharap warga ikut menjaga dinding beton sterilisasi rel kereta api agar tak ada yang merusak lagi demi kenyaman bersama, warga dan pengelola kereta api PT KA