Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Ini Klarifikasi Kepala Puskesmas II Kotabumi terkait Aksi Mogok Anak Buahnya

Ini Klarifikasi Kepala Puskesmas II Kotabumi terkait Aksi Mogok Anak Buahnya

5691
BERBAGI
Kepala Puskesmas II Kotabumi, Lampung Utara, Yoane Lisa mengklarifikasi ‎semua tuduhan yang dialamatkan padanya, Kamis (1/3/2018).
Kepala Puskesmas II Kotabumi, Lampung Utara, Yoane Lisa mengklarifikasi ‎semua tuduhan yang dialamatkan padanya, Kamis (1/3/2018).

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Kepala Puskesmas II Kotabumi, Lampung Utara, Yoane Lisa menegaskan semua tudingan dari bawahannya yang dialamatkan padanya tidaklah benar.

“Saya sudah klarifikasi bahwa tudingan itu tidak benar. Tapi, mereka masih saja keberatan dan meminta saya untuk diganti,” terang Yoane Lisa usai bertemu dengan pihak Inspektorat, Kamis (1/3/2018).

Menurut Yoane, apa yang dilakukannya selama ini seluruhnya berpedoman pada aturan yang ada. Kalaupun ada pegawainya yang tidak disiplin atau tak sesuai aturan, ia tetap menjalankan mekanisme yang telah diatur dalam peraturan.

BACA: Tuntut Kepala Puskesmas II Kotabumi Dicopot, Puluhan Pegawai Mogok Kerja

“Yang jelas,‎ apa yang saya jalankan di Puskesmas II itu sudah sesuai aturan. Kalau tidak sesuai aturan, jelas saya tegur,” tegasnya.

Yoane menjelaskan, selama ini juga, ia belum pernah diperiksa oleh pihak Inspektorat terkait tudingan – tudingan yang ditujukan padanya itu. Sebab, selama tiga bulan terakhir, ia sedang cuti melahirkan. Hanya pegawai Puskesmas saja yang baru diperiksa oleh pihak Inspektorat.

‎”Saya baru masuk kerja hari ini usai cuti melahirkan selama tiga bulan,” kata dia.

BACA: Kepala Puskesmas II Kotabumi akan Diperiksa Inspektorat Usai Cuti

Perempuan berjilbab ini mengatakan, menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada pimpinan di atasnya. ‎Ia siap menjalankan apapun kebijakan atau keputusan yang diambil oleh pimpinannya termasuk jika ia harus dicopot dari jabatannya. Kendati demikian, alasan pencopotannya dari jabatan haruslah sesuai prosedur dan diiringi alasan yang kuat.

“Selaku bawahan, saya akan ikuti keputusan dari atasan yang sesuai prosedur. (Sepanjang) ada alasan yang kuat atau tepat (saya akan legowo)” jelasnya.

Loading...