Ini Motif Deni Hina Suku Lampung Lewat Akun Facebook Uyung Mustofa

  • Bagikan
Nemin (tengah), warga Karawang Jawa Barat saat memberikan keterangan dan penjelasan kepada awak media di Mapolda Lampung mengenai foto dan akun facebooknya dipakai tersangka Deni alias Ocank untuk melakukan ujaran kebencian terhadap suku Lampung.

Zainal Asikin | Teraslampung. com

BANDARLAMPUNG — Lantaran sakit hati terhadap seorang wanita asal Lampung bernama Lilis, Deni Putra Kamadia alias Ocank (33), menghina suku Lampung lewat Facebook. Ia membuat akun Facebook palsu dengan nama Uyung Mustofa.

Deni Putra akhirna ditangkap petugas Subdit II Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung di rumahnya di Kelurahan Manjahlega, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Jawa barat, pada Jumat (15/9/2017).

Menurut kuasa hukum tersangka, Nurul Hidayah bahwa Deni alias Ocank tersebut melakukan ujaran kebencian dengan menghina suku lampung karena adanya motif sakit hati kepada seorang teman wanitanya bernama Lilis yang merupakan warga dan asli suku lampung.

“Deni merasa sakit hati terhadap seorang wanita bernama Lilis, yang dikenalnya melalui media sisoal facebook. Tapi sakit hatinya seperti apa, tanyakan sajalah ke penyidiknya langsung,”ungkapnya, Senin (18/9/2017).

Dikatakannya, dirinya ditunjuk oleh penyidik Subdit II Ditreskrimsus Polda Lampung untuk menjadi pendamping tersangka Deni alias Ocank tersebut, karena ancaman hukuman pidananya diatas lima tahun penjara. Sehingga perlu adanya pendampingan dari penasehat hukum, yang ditunjuk langsung oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Lampung.

Sementara Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Sulistyaningsih memaparkan, awalnya tersangka Deni memposting status di akun facebook milik pribadinya sendiri. Ternyata postingan status tersebut, memicu keributan antara Deni dengan teman perempuan bernama Lilis, warga Lampung yang dikenal tersangka melalui jejaring media sosial.

“Perempuan bernama Lilis ini, membalas postingan status Deni hingga membuat Deni kesal dan sakit hati,”ujar Sulis.

BACA: Hina Suku Lampung, Pemilik Akun Facebook Uyung Mustofa Ditangkap Polda Lampung

Tidak terima dengan hal tersebut, kata mantan Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Lampung tersebut, tersangka Deni membuat postingan status baru, yang isinya ujaran kebencian menghina suku lampung melalui akun facebook yang berbeda. Deni menggunakan akun facebook Uyung Mustofa, yang mana foto dan akun tersebut milik korban bernama Nemin (16), warga Karawang, Jawa Barat.

“Dalam akun Uyung Mustofa itu, tersangka Deni menulis status yang mengejek suku lampung hingga akhirnya status itu menjadi viral dan banyak kecaman di media sosial dari warganet,”ungkapnya.

Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya dapat menemukan titik terang mengetahui pemilik akun facebook Uyung Mustofa tersebut adalah Nemin. Petugas menjemput Nemin di Karawang, Jawa Barat, karena ujaran kebencian itu terdeteksi petugas berada di daerah Karawang.

“Tapi pada saat bersamaan, Nemin juga melaporkan peristiwa itu ke Mapolres setempat dengan laporan yang sama. Karena Nemin merasa terancam, dengan status yang ada di akun facebook pribadinya yang mana status tersebut tidak pernah ditulis dan diunggahnya,”terangnya.

Petugas kembali melakukan penyelidikan, yakni dengan melacak keberadaan pelaku sebenarnya yang telah melakukan ujaran kebencian tersebut. Karena profil yang digunakan dalam akun facebook Uyung Mustofa, bukanlah nama akun atau admin yang sebenarnya. Hingga akhirnya petugas dapat mengetahui pelaku ujaran kebencian itu, ternyata dilakukan oleh Deni Putra Kamadia alias Ocank (33).

“Petugas berhasil menangkap tersangka Deni di rumahnya di Kelurahan Manjahlega, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Jawa barat, Jumat (15/9/2017) lalu,”jelasnya.

Menurutnya, awalnya petugas mengalami kesulitan menangkap Deni sebagai pelaku pengunggah ujaran kebencian melalui akun facebook palsu tersebut. Karena tersangka berpindah-pindah tempat, seperti di daerah Jakarta, lalu Cianjur dan Kota Bandung.

Akibat kalimat ujaran kebencian yang disebarkan di media sosial dan menjadi viral tersebut, tersangka Deni terancam hukuman pidana penjara enam tahun.

 

Loading...
  • Bagikan