Beranda Ruwa Jurai Jelang Mudik Idul Fitri 2018: Banyak Lampu Jalan Hilang, Jalinsum Makin Gelap...

Jelang Mudik Idul Fitri 2018: Banyak Lampu Jalan Hilang, Jalinsum Makin Gelap di Malam Hari

980
BERBAGI
Lampu LED tenaga surya di tanjakan Tarahan hanya tinggal tersisa tiangnya saja. Sedangkan peralatannya seperti panel, accu sudah tidak ada lagi. (Objek dibidik pada Sabtu 19 Mei 2018) sore.
Lampu LED tenaga surya di tanjakan Tarahan hanya tinggal tersisa tiangnya saja. Sedangkan peralatannya seperti panel, accu sudah tidak ada lagi. (Objek dibidik pada Sabtu 19 Mei 2018) sore.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Menjelang “musim mudik” Hari Raya Idul Fitri 1439 H, sejumlah titik jalan di  Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) ruas Bandarlampung-Bakauheni (Lampung Selatan) minim lampu.

Pantauan teraslampung.com pada Sabtu, 19 Mei 2018, sejumlah lampu LED (Light-Emitting Diode) tenaga surya untuk penerangan jalan yang terpasang di sejumlah titik di ruas Jalan Lintas Sumatera, Lampung Selatan mulai dari Desa Kota Dalam menuju Desa Tarahan hingga perbatasan Kota Bandarlampung banyak yang raib dari tempatnya karena dicuri orang.

Karena banyak lampu LED yang dicuri, kini yang tersisa hanyalah tiang besi kurus menjulang. Sedangkan peralatannya seperti panel, accu bahkan bohlamnya sudah tidak ada lagi.

Karena jalan menjadi sangat gelap pada malam hari, para pemudik khususnya pengendara motor yang melintas di Jalinsum harus hati-hati dan waspada agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas.

Selain hilang, sebagian lampu LED tenaga surya banyak yang sudah mati dan dibiarkan mangkrak begitu saja. Padamnya lampu penerangan jalan tersebut, membuat Jalinsum di Lampung Selatan itu menjadi gelap gulita pada malam hari. Para pengendara sepeda motor harus lebih waspada dan berhati-hati saat berkendara di malam hari.

Masyarakat sekitar pun berharap, pemerintah atau yang memiliki kewenangan memelihara lampu penerangan jalan untuk segera memperbaiki lampu penerangan jalan agar Jalinsum tidak terasa seram pada malam hari.

BACA: Ini Ruas Jalan Lintas Sumatera di Lamsel yang Perlu Diwaspadai Para Pemudik

“Selain membuat pengendara sepeda motor dan warga sekitar nyaman, lampu penerangan jalan juga bisa meminimalkan terjadinya aksi kriminal dan musibah kecelakaan pada malam hari. Penerangan jalan  sangatlah dibutuhkan, apalagi lokasinya berada di daerah yang agak sepi, banyak pepohonan dan juga banyak tingkungan,” kata Reza (28) salah satu warga Umbul Kidul, Tanjungan, Lampung Selatan kepada teraslampung.com.

Minimnya penerangan jalan, kondisi Jalinsum di Tanjakan Tarahan, Lampung Selatan saat malam hari gelap gulita. Tanjakan Tarahan pada malam hari akan terlihat terang jika ada kendaraan mobil yang melintas di ruas jalan tersebut (foto dibidik Jumat malam 18 Mei 2018).
Minimnya lampu penerangan jalan, kondisi Jalinsum di Tanjakan Tarahan, Lampung Selatan saat malam hari gelap gulita. Tanjakan Tarahan pada malam hari akan terlihat terang jika ada kendaraan mobil yang melintas di ruas jalan tersebut (foto dibidik Jumat malam 18 Mei 2018).

Jalinsum di wilayah Lampung Selatan pada malam hari saat ini hanya terlihat kalau ada sorotan lampu dari mobil yang kebetulan melintas.

“Kalau lampu jalan ini tidak padam, jalannya jadi terang pengendara yang melintas merasa aman dan nyaman saat berkendara malam hari,”kata Reza sambil menunjuk salah satu lampu LED yang padam.

Menurut Reza, seiring dengan makin dekatnya saat mudik Idul Fiitri, arus lalu lintas kendaraan para pemudik makin ramai. Banyak pemudik yang menggunakan kendaraaan roda dua melintasi Jalinsum.

“Kalau jalannya gelap kasihan sama pemudik yang bawa sepeda motor. Belum lagi kalau pemudik itu bawa anak kecil dan kurang paham medan jalannya seperti apa. Ya mudah-mudahan saja, lampunya cepat dibenerin sehingga jalan menjadi terang lagi,”ungkapnya.

Loading...