Beranda Headline Kapolda Lampung Pastikan Kasus Dugaan Perwira dan Polwan Mesum di Hotel akan...

Kapolda Lampung Pastikan Kasus Dugaan Perwira dan Polwan Mesum di Hotel akan Diproses Sesuai UU

8705
BERBAGI
Kapolda Lampung Irjen Sudjarno memberikan keterangan kepada para wartawan tentang proses hukum bagi dua anak buahnya yang ditangkap di hotel karena diduga berselingkuh.
Kapolda Lampung Irjen Sudjarno memberikan keterangan kepada para wartawan tentang proses hukum bagi dua anak buahnya yang ditangkap di hotel karena diduga berselingkuh.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Kapolda Lampung Irjen Pol Sudjarno emastikan kasus dugaan perzinahan yang melibatkan oknum perwira menengah (pamen) dengan polwan perwira pertama (pama), akan terus diproses sesuai dengan undang-undang dan aturan yang berlaku.

BACA: Berkas Perkara Dugaan Perwira dan Polwan Polda Lampung Mesum Dinyatakan Lengkap

“Ya kasus ini kan membawa dampak di institusi, maka akan kami tindak kasusnya sesuai dengan Undang-Undang,”ujarnya kepada awak media  di Mapolda Lampung, Kamis (2/2/2017).

Menurutnya, apalagi ada laporan dari suami AN polwan tersebut, maka dua-duanya tetap diproses baik internal kode etik dan laporan pidananya.

Dikatakannya, kasus moral yang melibatkan oknum pamen dan pama ini, menjadikan suatu pelajaran untuk Polda Lampung dalam melakukan pembenahan.

“Untuk dua-duanya (pamen dan pama) karena punya jabatan, sudah kami mutasikan dan dicopot dari jabatannya. Jika ada oknum yang melakukan pelanggaran moral seperti kasus ini, kami akan tindak tegas,”terangnya.

Diberitakan sebelumnya, laporan dugaan terjadinya perzinahan tersebut, telah dilaporkan oleh Ipda berinisial D (suami Ipda AN), baik secara pidana dan secara kode etik, pada Senin (30/1/2017) sore lalu.

BACA: Diduga Selingkuh, Perwira Polda Lampung dan Polwan Digerebek di Hotel

Ipda D, melaporkan istrinya seorang polwan berpangkat Ipda berinisial AN, karena kedapetan tengah berduan dengan seorang Pamen Polda Lampung berpangkat AKBP berinisial FI, di dalam sebuah kamar di Hotel POP, pada Senin (30/1/2017) siang lalu sekitar pukul 11.30 WIB.

Penggrebekan tersebut, dilakukan oleh suami AN yang juga merupakan anggota polisi berpangkat Ipda berinisial D dengan didampingi anggota Provost Polda Lampung.

Terbongkarnya dugaan skandal antara pamen Polda Lampung berinisial FI dan polwan berinisial AN tersebut, bermula dari kecurigaan D terhadap prilaku istrinya AN yang sering pergi keluar malam, dengan meninggalkan keluarga dan anak-anaknya dengan alasan adanya tugas dari pimpinan.

Hal lainnya, D pernah mendengar adanya percakapan via telepon istrinya AN, bersama seorang laki-laki dengan panggilan mesra (pami-mami). Dari beberapa kejanggalan tersebut, terjadilah pertengkaran antara D dan istrinya AN, pada Minggu (29/1/2017) malam lalu.

Akibat dari pertengkaran tersebut, AN pun pergi meninggalkan rumah dengan alasan, menginap di rumah orangtuanya di daerah Telukbetung Utara. Keesokan harinya, D mencoba mengecek keberadaan istrinya AN di rumah orangtuanya. Namun AN, tidak diketahui keberadaannya hingga Senin siang.

Karena tidak berada di rumah orangtuanya, Lalu D berinisiatif mencari tahu keberadaan istrinya AN dengan segala cara. Saat dicari-cari, Hingga akhirnya D mengetahui keberadaan Istrinya AN, berada di Hotel POP di salah satu kamar No 612.

Selain itu juga, D menemukan mobil istrinya AN diparkirkan di Rumah Sakit Bumi Waras (RSBW) yang lokasinya berdekatan dengan Hotel POP. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan untuk dijadikan saksi dari pihak kepolisian, dengan sadar D menghubungi Provost Polda Lampung untuk mendampinginya menggerebek istrinya AN sekitar pukul 11.30 WIB.

Ternyata dugaan D benar, di dalam sebuah kamar Hotel POP tersebut, D mendapati istrinya AN sedang bersama IF. Selanjutnya, beberapa anggota Provost membawa AN dan IF ke Mapolda Lampung untuk menjalani pemeriksaan.