Beranda News Pelayanan Publik Pengusiran Pasien, Ini Klarifikasi Direktur RSU Abdoel Moeloek

Pengusiran Pasien, Ini Klarifikasi Direktur RSU Abdoel Moeloek

4144
BERBAGI
Hery Djoko Subandriyo

Teraslampung.com — Direktur RSUAM Bandarlampung Hery Djoko Subandriyo dan beberapa stafnya memenuhi panggilan Komisi V DPRD Lampung, Senin (6/1). Pemannggilan itu terkait dengan kasus dugaan pengusiran pasien miskin oleh perawat RSUAM, Minggu petang (4/1/2015).Pada dengar pendapat yang juga dihadiri oleh Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal itu Hery diminta mengklarifikasi banyak hal terkait masalah di lembaga yang dipimpinnya, termasuk kasus pengusiran pasien.

BACA: Diusir Perawat Rumah Sakit Abdoel Moeloek, Pasien Ini Pulang dengan Gerobak Sampah

Dalam dengar pendapat tersebut Hery dicecar dengan sejumlah pertanyaan terkait dengan buruknya pelayanan RSUAM. Anggota Komisi V Yandri Nazir, misalnya, soal keterbukaan RSUAM,  waktu tunggu pasien yang terlalu lama, dan pelayananyang tidak ramah.

Dedi Afrizal juga menyoal tentang keterbukaan RSUAM. Namun, Dedi juga meminta media proporsional dalam memberitakan RSUAM.

Menurut Dedi, karena RSUAM adalah rumah sakit milik pemerintah (Provinsi Lampung) sudah seharusnya juga memberikan pelayanan terbaik bagi semua pasien. Apalagi pasien miskin saat ini sudah ada jaminan pengobatan gratis dari pemerintah.

“Tidak ada alasan pasien tidak dilayani,” kata politikus PDIP itu,Menjawab kritikan  para anggota Dewan, Direktur RSUAM Hery Djoko Subandriyo mengatakan akan berusaha melakukan perbaikan.

Menurut Hery, selama ini pihaknya juga sudah melakukan beberapa pembenahan di RSUAM.

BACA: Akhirnya Winda Sari Pasien yang Pernah Terusir RSUAM Meninggal Dunia

“Kami sudah ada SOP (standard operational procedure). Namun, SOP itu pada praktik di lapangan belum bisa benar-benar dilaksanakan. Waktu  tunggu yang lama biasanya terjadi saat di bagian administrasi,” kata dia.

Hery mengaku untuk pasien dengan penyakit tertentu memang belum bisa dilayani secara maksimal karejna keterbatasan dokter spesialis. “Kami memang memiliki keterbatasan (dokter) spesialis,” katanya.

Terkait keterbukaan, Hery mengaku pihaknya siap dikonfirmasi media kapan saja, “Kalau ada masalah terkait pelayanan, saya bisa dihubungi selama 24 jam,” kata Hery.

Dewira

Loading...