Beranda News Pelayanan Publik Diusir Perawat Rumah Sakit Abdoel Moeloek, Pasien Ini Pulang dengan Gerobak Sampah

Diusir Perawat Rumah Sakit Abdoel Moeloek, Pasien Ini Pulang dengan Gerobak Sampah

4496
BERBAGI
Winda dibawa pulang suaminya dari RSUAM Abdul Moeloek

Teraslampung.com — Winda Sari (25), seorang pemulung korban kecelakaan lalu lintas, harus pulang secara paksa dari Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) Bandarlampung, Mimggu (4/1) karena semingga ditelantarkan di rumah sakit milik pemerintah Provinsi Lampung itu menggelandang di Bandarlampung.

Bukan dengan ambulans, Winda pulang dengan sebuah gerobak. Saat pulang dari rumah sakit kondisi lula di kaki Winda sangat parah: membusuk dan ada beberapa belatung.

Sagimin, 39,suami Winda, mengaku istrinya sudah seminggu berada di RSUAM. Namun,selama seminggu di rumah sakit Winda tidak mendapatkan pelayanan yang seharusnya. Bahkan, pada Minggu petang seorang petugas RSUAM menyuruhnya pulang dengan alasan rumah sakit tidak sanggup lagi menangangi sakit istrinya.

Winda menjadi korban tabrak lari  di sekitar Pasar Tengah, Bandarlampung, Minggu (28/12/2014). Mobil yang menabrak Winda tidak sempat dicatat nomor pelat polisinya.

“Saat itu saya tidak ada di lokasi. Saya datang ke lokasi ketika istri saya sudah terkapar dan kerubungi banyak orang. Lalu istri saya langsung saya bawa ke RSUAM,” katanya.

Sagimin mengaku, sejak pertama masuk rumah sakit dipaksa keluar istrinya tidak mendapatkan pelayanan. Selain tidak diperiksa dokter atau perawat, Winda juga tidak diberi jatah makan dan minum seperti pasien lainnya.

’’Mungkin karena kondisi kami yang seperti ini dan tidak ada kejelasan kami bisa membayar biaya rumah sakit,” tutur pria yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang becak itu.

Untuk mengurangi lebar luka isrinya dan agar cepat kering,  Sagimin menaburkan bedak di atas luka istrinya.

“Saya tadinya berharap datang ke RSUAM agar istri saya segera mendapatkan pengobatan. Tapi karena saya mengaku tak punya biaya maka istri saya dibiarkan begitu saja,” katanya.

Syailiendra Arif

Loading...