Kasus Proyek Jalan Kalibalangan-Cabangempat, Kejari Lampura Tahan Pejabat DPUPR dan Kontraktor

  • Bagikan
Tersangka Y, PPK proyek jalan Kalibalangan-Cabangempat, Abung Selatan, Lampung Utara digiring petugas menuju Rutan Kotabumi, Senin (21/12/2021).
Tersangka Y, PPK proyek jalan Kalibalangan-Cabangempat, Abung Selatan, Lampung Utara digiring petugas menuju Rutan Kotabumi, Senin (21/12/2021).

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Setelah hampir  sembilan bulan melakukan penyelidikan, Kejaksaan Negeri Lampung Utara akhirnya menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan pada proyek pekerjaan peningkatan jalan Kalibalangan-Cabangempat, Abung Selatan, Selasa malam (21/12/2021)‎.

BACA: Anak Buahnya Ditahan Kejari, Ini Tanggapan Bupati Lampung Utara

Kedua orang yang berstatus tersangka itu ialah Y (Pejabat Pembuat Komitmen dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) dan AA (kontraktor/penyedia). Keduanya langsung dijebloskan ke Rutan kelas IIB Kotabumi hingga dua puluh hari ke depan.

‎”Dalam perkara proyek tahun 2019 dengan nilai Rp3,9 miliar ini ditemukan‎ penyimpangan,” papar Kepala Seksi Intelijen Kejari Lampung Utara, I Kadek Dwi Ariatmaja usai penetapan tersangka.

Ia menjelaskan, perhitungan dugaan penyimpangan ‎itu didapat setelah hasil audit independen mereka terima. Penyimpangan itu berupa kekurangan volume di antaranya dalam pekerjaan galian, lapisan pondasi atau pengerasan pondasi.

“Dari hasil kekurangan volume itu, tim audit menemukan kerugian negara senilai Rp794 juta,” kata dia.

I Kadek kembali mengatakan, dalam penanganan perkara ini, setidaknya ada enam belas saksi yang telah mereka periksa. Saksi – saksi itu di antaranya PPK, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, tim teknis lainnya, pihak kontraktor, dan ahli teknis. Proses pemeriksaan ini sendiri dimulai sejak bulan Maret 2021.

“Berdasarkan dua alat bukti yang cukup, tim penyidik menetapkan Y (PPK) dan AA (penyedia dari CV Banjarnegeri). Keduanya akan ditahan selama dua puluh hari ke depan,” jelasnya.

‎Mengenai kemungkinan akan adanya penambahan tersangka dalam kasus ini, I Kadek belum dapat berkomentar banyak. Itu dikarenakan pihaknya masih terus mengembangkan kasus ini. Terkait kemungkinan keterkaitannya Kepala DPUPR dalam persoalan ini, ia menyatakan, masih belum ditemukan indikasi yang mengarah ke sana.

“Sampai saat ini belum ditemukan indikasi (keterlibatan Kepala DPUPR)” kata dia.

Di sisi lain, PPK proyek Jalan Kalibalangan-Cabangempat, Y menegaskan, sama sekali tidak bersalah dalam persoalan ini. Pihaknya tidak melakukan kesalahan apa pun terkait kasus yang menyeret namanya.

“Kita tidak melakukan kesalahan apa pun,” jelasnya singkat sembari digiring petugas menaiki mobil tahanan menuju Rutan Kotabumi.

  • Bagikan