Mudahnya Mencuri Ponsel di Bagasi Sepeda Motor

  • Bagikan
Nurhadi memeragakan cari mencuri ponsel yang berada di bawah jok sepeda motor.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Anda yang suka menaruh HP dan barang berharga di dalam bagasi di bawah jok sepeda motor, mulai sekarang sebaiknya berhati-hati. Sebab, hal itu bisa dengan mudah diendus para pencuri dan hanya dalam hitungan detik barang berharga bisa raib.

Yang dilakukan Nurhadi dan PYP, misalnya. Dua pemuda warga Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, itu hanya perlu waktu kurang dari satu menit untuk mencongkel jok dan membawa kabur telepon selular korbannya, Kamis lalu (24/11/2016). Untung saja aksi keduanya di lapangan Universitas Lampung terpergok warga sehingga keduanya dikejar dan terangkap.

Panit Reskrim Polsekta Kedaton, Aiptu Kusnadi, mengatakan aksi pencurian yang dilakukan tersangka Nurhadi dan PYP ini tergolong modus baru. Keduanya mencuri ponsel milik korban Agung Prasetyo (24) mahasiswa Unila yang disimpan di bagasi di bawah jok sepeda motor.

BACA: Kepergok Curi Ponsel, Dua Pemuda Babak Belur Dihajar Warga

“Aksi pencurian Nurhadi dan PYP ini, memang modus baru, aksi pencurian itu, memang sudah direncanakan oleh kedua tersangka,”ujar Kusnadi, Senin (28/11/2016).

Kusnadi mengutarakan, kedua tersangka sengaja datang ke lapangan sepak bola Universitas Lampung (Unila) dengan mengendarai sepeda motor untuk mencari target sasaran pencurian. Saat korban Agung sedang memasukkan ponselnya di bagasi yang ada di bawah jok motor, ternyata dilihat oleh kedua tersangka.

Selanjutnya, kata Kusnadi, korban berolahraga lari di lapangan sepak bola, tersangka Nurhadi dan PYP langsung beraksi mendekati sepeda motor korban yang diparkirkan di pinggir lampangan.

“Nurhadi mengangkat paksa jok motorkorban, lalu PYP memasukkan tangannya ke dalam bagasi dibawah jok motor mengambil tiga unit ponsel milik korban,”ungkapnya.

Pada saat kedua tersangka sedang beraksi, ada warga sekitar yang melihat aksi pencurian tersebut. Saat itu juga, warga meneriakinya. Mendengar teriakan itu, kedua tersangka berusaha melarikan diri dengan sepeda motornya. Warga bersama petugas yang saat itu berada tidak jauh dari lokasi kejadian, langsung mengejar kedua tersangka.

“Warga berhasil menangkap kedua tersangka, saat itu juga warga yang geram menghajar keduanya hingga babak belur. Petugas yang tiba dilokasi, langsung mengamankan keduanya dari amukan massa,”terangnya.

Dari pengakuan kedua tersangka, kata Kusnadi, keduanya mengaku baru sekali melakukan aksi pencurian. Pihaknya menduga, tersangka Nurhadi dan PYP disinyalir sudah seringkali melakukan pencurian dengan modus mengangkat jok motor dengan paksa, lalu mengambil barang berharga milik korban yang disimpan di bagasi bawah jok motor.

“Kalau dilihat dari cara kedua tersangka ini melakukan pencurian, sepertinya tidak hanya sekali saja dan sudah sering dilakukan. Untuk mengungkap adanya TKP lain, saat ini kasusnya masih dilakukan pengembangan,”jelasnya.

  • Bagikan