Beranda Hukum PT Sari Ringgung Klaim Punya Izin Kelola Pasir Timbul

PT Sari Ringgung Klaim Punya Izin Kelola Pasir Timbul

518
BERBAGI
Pantai Sari Ringgung di Desa Gabang, Kecamatan Teluk Pandang, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Teraslampung.com – Pengelola Pasir Timbul di Desa Gebang Kabupaten Pesawaran, PT Sari Ringgung, mengklaim tempat wisata pantai dengan andalan pasir timbul selama ini sudah mengantongi izin. Izin, katanya, didapatkan dari  warga maupun dari dari pihak terkait lainnya.

Menurut pihak  PT Sari Ringgung, yang dipermasalahkan warga adalah berahirnya sewa menyewa kawasan tersebut.

“Dulu pernah ada sewa menyewa antara pihak pengelola PT Sari Ringgung dan Warga Desa Gebang. Yang sekarang dipermasalahkan warga adalah soal sewa menyewa itu,” kata bos PT Sari Ringgung, Habrin Trimadhika, dalam rilis yang dikirimkan ke Teraslampung.com, Senin (1/2).

Menurut Habrin, sewa menyewa tidak dilanjutkan lagi oleh pihak PT Sari Ringgung. “Kami justru dipertanyakan oleh Pihak Marga Menangam, yang menyatakan itu adalah tanah ulayat dan tidak boleh ada sewa menyewa,”tegasnya. Pria yang biasa disapa Dhika ini menegaskan, bahwa pihaknya tidak pernah mendirikan bangunan permanen di atas Pasir Timbul.” Bangunan kami di sana terbuat dari kayau yang mengapung di atas laut. Bukan di atas Pasir Timbul,”jelasnya.

Habrin mengakui ada kesalahpahaman pihaknya dengan warga Desa Gebang. Untuk menyelesaikan kesalahpahaman itu, kata Habrin,  salah satu karyawan pengelola destinasi wisata itu telah mendatangi kantor Desa Gebang.

“Kemarin sudah saya cek, ternyata memang ada karyawan kami yang berinisiatif mendatangi pihak Desa gebang untuk mnjelaskan bahwa Sari Ringgung tidak pernah mengklaim Pasir Timbul adalah milik kami,”jelasnya..

Habrin mempersilakan apabila pihak Desa Gebang hendak mengelola Pasir Timbul.”Karena niat kami adalah untuk memperomosikan Pasir Timbul dan membantu meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya nelayan yang notabenenya mayoritas warga Desa Gebang. Bahkan, kami sangat setuju apabila pihak Pemkab Pesawaran mau mengelola tempat wisata tersebut. Hal itu agar permasalahan ini tidak menjadikan nelayan penarik perahu sebagai korbannya,”katanya.

Terkait dengan izin pengelolaan tempat wisata  dan Amdal, Habrin mengaku perizinan itu  telah menyatu dengan izin Pantai Sari Ringgung.

“Karena memang usaha kami adalah Pantai Sari Ringgung. Pasir Timbul adalah salah satu tujuan wisata pengunjung,”katanya.