Beranda Hukum Kriminal Puluhan Polisi Bersenjata Lengkap Bawa Satu Keluarga di Pesawaran

Puluhan Polisi Bersenjata Lengkap Bawa Satu Keluarga di Pesawaran

2051
BERBAGI
Rumah kontrakan di Jalan Asikin, Dusun Margorejo II, Desa Kurungan Nyawa yang digrebek polisi sudah dipasangi garis polisi,Jumat (18/5/2018).
Rumah kontrakan di Jalan Asikin, Dusun Margorejo II, Desa Kurungan Nyawa yang digrebek polisi sudah dipasangi garis polisi,Jumat (18/5/2018).

Zainal Asikin |Teraslampung.com

PESAWARAN — Warga Desa Kurungan Nyawa digegerkan dengan adanya penggrebekan oleh puluhan polisi senjata lengkap di salah satu rumah kontrakan yang berada di Jalan Asikin, Dusun Mergorejo II, RT 01 Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedongtaan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Jumat 18 Mei 2018 sekitar pukul 14.00 WIB.

Rumah kontrakan yang digrebek polisi itu, sudah dipasangi garis polisi. Belum diketahui secara pasti mengenai penggrebekan tersebut terkait kasus apa. Warga sekitar rumah tersebut mengaku polisi  mengamankan satu keluarga yang terdiri pasangan suami istri (pasutri) dan satu orang anaknya.

Kepala Dusun Margorejo II, Ponidi Wijaya (60) saat dikonfirmasi membenarkan, bahwa telah terjadi penggrebekan di rumah kontrakan yang ditempati warganya di RT 01, Dusun Mergorejo II. Namun dirinya tidak mengetahui persis seperti apa kejadian penggrebekan itu.

“Ya benar, siang tadi sekitar pukul 14.00 WIB penggrebekannya. Tapi saya gak tahu persis peristiwa penggrebekannya itu, soalnya saya lagi kerja dan saya juga dapat kabarnya dari RT saya,”ujarnya.

Menurutnya, selain dari ketua RT, dirinya mendapat kabar penggrebekan di rumah kontrakan itu dari istrinya bernama Baryati pada saat ia pulang dari kerja. Bahwa rumah kontrakan tersebut, ramai didatangi polisi senjata lengkap.

“Informasi dari istri saya, penghuni rumah suami istri dan anaknya dibawa semua dengan polisi. Ditangkapnya kenapa saya juga belum tahu, trus yang nangkep apa dari Polda Lampung atau Polres Pesawaran saya juga gak paham mas,”ungkapnya.

BACA: Tiga Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Pesawaran

Sementara Tabah Musoni selaku Ketua RT 02, Dusun Mergorejo II juga membenarkan mengenai adanya penggrebekan di rumah kontrakan yang ditempati oleh Supri bersama istri dan juga anaknya. Menurutnya, polisi yang datang menangkap itu, ada belasan orang semua pakai senjata lengkap laras panjang seperti tim Densus 88.

“Bener mas rame kok yang nangkep siang tadi, polisinya itu pakai seragamnya serba item senjatanya laras panjang dan mukanya juga ditutupi gitu. Kayaknya sih seperti anggota Densus gitu,”ungkapnya.

Dikatakannya, ada tiga mobil polisi yang masuk ke masuk menuju ke areal kontrakan rumah Supri, namun ia tidak mengetahui ada tidaknya mobil Gegana Brimob. Karena jalan masuk ke kontran itu kecil, sehingga mobil besar tidak bisa masuk. Selanjutnya, anggota polisi senjata lengkap itu masuk ke dalam rumah kontrakan tersebut, menjemput istrinya Supri dan anaknya yang masih kecil.

“Katanya yang diamankan lebih dulu itu, suaminya yang namanya Supri saat sedang dagang Sosis di Pasar SMEP, Bandarlampung,”bebernya.

Dari dalam rumah kontrakan itu, kata Tabah, selain membawa istri dan anaknya, polisi membawa barang berupa buku yang ditaruh dalam kantung plastik kresek.

“Saya gak tau pasti ditangkapnya kenapa, tadi katanya sih terduga teroris makanya digrebek,”pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian Polda Lampung terkait penggrebekan dan penangkapan terhadap satu keluarga yang tinggal di rumah kontrakan di Jalan Asikin, Dusun Mergorejo II, RT 01 Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Tataan, Pesawaran tersebut.

Loading...