Beranda Hukum Terkait Pilgub, Ketua PWI Lampung Dilaporkan ke Dewan Pers

Terkait Pilgub, Ketua PWI Lampung Dilaporkan ke Dewan Pers

1083
BERBAGI
Humanika melaporkan Ketua PWI Lampung, Supriyadi Alfian, ke Dewan Pers, Senin (2/7/2018).
Humanika melaporkan Ketua PWI Lampung, Supriyadi Alfian, ke Dewan Pers, Senin (2/7/2018).

TERASLAMPUNG.COM — Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung Supriadi Alfian dilaporkan ke Dewan Pers oleh Humanika Lampung. Laporan itu terkait dugaan keterlibatan Supriadi Alfian dalam rangkaian kampanye salah satu pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

Ketua Humanika Lampung, Basuki, mengataka pihaknya melaporkan Supriyadi Alfian ke Dewan Pers dalam kapasitasnya sebagai Ketua PWI Provinsi Lampung 2016-2021,  yang pada masa kampanye acap kali turut hadir dalam panggung kampanye Arinal – Nunik.

“Tentu saja ini adalah pelanggaran kode etik sebagaimana surat edaran dewan pers nomor 02/SE-DP/II/2014 tentang indepedensi Wartawan dan seruan Dewan Pers Nomor 01/Seruan-DP/2015 tentang Posisi media dan Imparsialitas Wartawan dalam Pilkada,” ungkapnya.

Basuki mengaku, pihaknya sudah konsultasi dengan anggota Dewan Pers, laporan kami dinyatakan bisa diterima.

“Laporan kami diterima langsung oleh saudara Emi dan Reza di Bagian Pelaporan Dewan Pers pada Senin 2 Juli 2018,” katanya.

BACA: Cerita Sekdaprov Lampung Minta Maaf dan Wartawan Dimarahi Ketua PWI

Selain itu, lanjutnya, Humanika juga mlaporkan koran dan media online milik Supriyadi Alfian, Harian Momentum, terkait dengan  pemberitaan tertanggal 25 Juni 2018 dengan judul “Lampung punya Gubernur Baru”.

Menurut Basuk, berita yang dimuat pada masa tenang itu menguntungkan salah satu calon dengan menframing berdasarkan hasil survei yang dirilis hari Jumat.

“Padahal per tanggal 24 Juni sampai dengan 26 Juni 2018 adalah masa tenang kampanye, dengan pemberitaan tersebut menggiring opini publik untuk menguntungkan salah satu calon yakni paslon urut 3,” katanya.

Menurut Basuki, pihak Dewan Pers sudah menyatakan akan langsung memproses laporan itu.

“Dewan Pers sudah menyatakan akan langsung memproses laporan itu,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pers Yopep “Stanley” Adhi Prasetyo sering mengimbau agar para jurnalis dan pemilik media massa untuk bersikap independen dan tidak menjadi corong calon kepala daerah, apalagi menjadi tim sukses (TS).

“Kalau mau menjadi TS, silakan cuti atau mundur sebagai jurnalis,” kata Stanley.

Loading...