Bunuh Pegawai Universitas Malahayati, Camelia Divonis 10 Tahun Penjara

Camelia dalam persidangan di PN Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung
Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Sidang lanjutan terdakwa Kamella Titian alias Camelia (26) warga Jalan Gatot Broto Telukbetung Selatan, Bandarlampung kembali dilanjutkan dengan agenda pembacaan putusan.

Dalam putusannya, Majelis Hakim Akhmad Lakoni memvonis Kamella dengan pidana penjara selama 10 tahun. Kamella bersama kekasihnya oknum TNI Ad Prada Ahmad Dadi Pracipto terbukti bersalah telah membunuh Soyan di kamar kos Kamella di Jalan Sumur Putri, Kelurahan Sumur Putri,
Telukbetung Selatan.

BACA: Pembunuhan Pegawai Universitas Malahayati: Tujuh Fakta dan Cinta Segitiga

“Terdakwa telah terbukti bersalah menghilangkan nyawa orang sebagaimana dalam dakwaan subsider, yakni Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Oleh karena itu, menghukum terdakwa Kamella selama 10 tahun penjara dipotong selama terdakwa dalam tahanan,”kata Ketua Majelis Hakim Akhmad Lakoni saat membacakan amar putusannya, Selasa (23/2/2016).

Pertimbangan majelis hakim, dalam hal yang memberatkan, yakni perbuatan terdakwa membuat penderitaan yang berkepanjangan bagi keluarga korban. Sedangkan yang meringankan, terdakwa sopan dan belum pernah dihukum serta mengakui perbuatannya.

Atas vonis tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sayekti Chandra menyatakan pikir-pikir. Sebab, vonis tersebut jauh lebih ringan dari tuntutan sebelumnya selama 18 tahun. Sementara itu hal serupa juga dikatakan terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya, Hasan. Terdakwa menyatakan pikir-pikir.


BACA: Jadi Tersangka Pembunuhan Karyawan Universitas Malahayati, Oknum TNI AD Jalani Sidang Militer

SIMAK: Beginilah Cara Camelia Menghabisi Nyawa Karyawan Universitas Malahayati