Demo Guru Honorer, Pemprov Lampung Diminta Cairkan Dana Bagi Hasil

  • Bagikan
Para guru honorer di Bandarlampung berunjuk rasa di depan Kantor Pemprov Lampung menuntut pencairan dana bagi hasil (DBH) Pemkot Bandarlampung segera dicairkan, Senin (22/1/2018).

TERASLAMPUNG.COM — Seribuan guru honorer di Kota Bandarlampung demo Gubernur Lampung M Ridho Ficardo. Mereka mendesak pemerintah provinsi segera mencairkan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp200 miliar kepada Pemerintah Kota Bandarlampung.

Menurut massa, dana itu untuk membayar gaji guru honorer, tunjangan kinerja pegawai, insentif RT, dan guru ngaji.

Desakan itu disampaikan seribuan guru yang tergabung dalam Forum Warga Bandarlampung Berdaulat (FWBLB), Senin (22/1/2018). Massa juga mendesak aparat penegak hukum mengusut pengelolaan DBH di Pemprov Lampung karena penundaan pencairan.

BACA: Uang Para Kontraktor Belum Dibayar, K3LUB Tolak Ajakan Bupati Lampura untuk Mendemo Pemprov Lampung

Ketua FWBLB Ahmad Muslimin mengatakan, karena penundaan DBH, Pemkot Bandarlampung tak bisa membayar kewajibannya kepada guru honorer dan pegawainya.

Ketua Forum Tenaga Honorer Sekolah Negeri Indonesia (FTHSNI) Bandarlampung, Samsul, mengatakan, aksi itu diikuti guru honorer dan masyarakat umum.

Ia mengklaim tidak ada kepentingan lain di balik aksi selain menyampaikan tuntutan dan ingin berdialog dengan Gubernur Lampung M Ridho Ficardo.

BACA: Sulpakar: Demo Guru Honorer Salah Alamat

“Ini benar-benar murni keinginan kami bertemu gubernur selaku bapak kami,” katanya.

Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono mengatakan, pihaknya menurunkan sekitar 270 personel gabungan dan dibantu sejumlah aparat Polda Lampung.

TL/inilampung.com

  • Bagikan