Beranda Hukum Kriminal Ini Alasan Samsuri Membunuh Feby dan Memasukkan Mayatnya ke Sumur

Ini Alasan Samsuri Membunuh Feby dan Memasukkan Mayatnya ke Sumur

158
BERBAGI
Samsuri (26), pelaku pembunuh Feby dan membuang jenazah bocah 11 tahun itu ke dalam sumur, sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polres Lampung Utara, Senin (21/12/2015)

Feaby Handana/Teraslampung.com

KOTABUMI–Samsuri (26), tersangka pembunuh Feby, bocah 11 tahun warga Desa Pungguk Lama, Abung Timur, Lampung Utara,  mengaku tidak berniat menghabisi nyawa korban. Pembunuhan itu semata – mata dikarenakan dirinya khilaf saat kepergok mencuri di rumah korban. Setelah dibunuh, mayat Feby kemudian dimasukkan ke sumur di belakang rumah korban,

Menurut Samsuri, awalnya ia hanya hendak mencuri di rumah korban. Ia mencuri karena kepepet menebus gadaian telepon genggam sebesar Rp120.000 kepada  rekannya. Saat itu, ia melihat rumah korban dalam keadaan kosong. Samsuri yakin rumah korban kosong karena dirinya sempat melihat keluarga korban pergi ke hajatan. Kesempatan ini tak disia – siakannya. Ia pun kemudian masuk ke dalam rumah melalui pintu bagian L yang memang dalam keadaan terbuka.

“Saya langsung masuk ke kamar Rudi, dan membuka lemari. Di sana tidak ada apa-apa. Lalu, saya pergi ke kamar korban,” tuturnya, di Mapolres Lampung Utara, Senin (21/12).

BACA: Bocah 11 Tahun Ditemukan Tewas di dalam Sumur

Samsuri mengaku, ketika sedang  mengacak – acak pakaian, dirinya dipergoki oleh korban, Feby. Tak mau aksinya ketahuan, pelaku lantas mengejar dan menangkap.

Saking paniknya Samsuri pun mencekik leher korban hingga dua kali. Pertama dengan menggunakan ikat pinggang. Karena masih bernafas, tersangka kemudian kembali mencekik leher korban dengan kedua tangannya.

“Korban sudah enggak bernyawa,” katanya.

Aksi keji pelaku tak cukup sampai di situ. Pelaku lalu membenturkan kepala korban ke dinding dalam kamarnya sebanyak satu kali. Setelah memastikan korban tak bernyawa, pelaku lalu menyeret korban dengan membawanya ke belakang dan memasukkan tubuh korban ke dalam sumur. Pembuangan jenazah korban ke sumur ia lakukan untuk menghilangkan jejak pembunuhannya.

“Saya masukkan tubuh Febi kesumur untuk menghilangkan jejak,” tuturnya.

Simak Juga: Pembunuh Bocah 11 Tahun di Lampung Utara Tangkap

Usai membunuh, pelaku kembali ke rumahnya yang hanya berseberangan dengan rumah korban. Samsuri sempat berganti pakaian, dan pergi ke rumah saudaranya.

Di kediaman saudaranya itu ia sempat bercerita telah melakukan pembunuhan. Sayangnya, ceritanya kurang mendapat tanggapan oleh saudaranya sehingga ia memutuskan kembali ke rumah.

Pada sore harinya, pelaku mendapat telepon dari seorang warga untuk bertemu di suatu tempat. Pertemuan ini ternyata telah direncakan oleh pihak Kepolisian guna meringkus pelaku.

Baca Juga: Tersangka Membunuh Feby karena Terpergok saat Mencuri

“Waktu pulang, perasaan saya rasanya campur aduk, takut, pusing. Sorenya, saya apat telepon dari seseorang untuk bertemu. Dan ternyata, saya langsung diamankan polisi,” katanya.