Beranda Headline Kisah Tragedi Tabung Karbit Meledak yang Menewaskan Penjual Balon di MAN 1...

Kisah Tragedi Tabung Karbit Meledak yang Menewaskan Penjual Balon di MAN 1 Pringsewu

2043
BERBAGI
Bangunan MAN 1 Pringsewu hancur akibat ledakan tabung karbit. Dalam musibah itu seorang penjual balon gas karbit bernama Kisruh meninggal secara mengenaskan.

TERASLAMPUNG.COM  — Senin pagi (27/3/2017) mestinya menjadi hari yang indah bagi para siswa kelas 12 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pringsewu. Pagi itu mereka akan menggelar upacara terakhir.

Sebagai upacara akhir, mereka hendak menggelarnya secara khusus. Maka. penjual balon pun dipesan untuk bisa membuat beberapa balon yang bisa dilepaskan dan terbang ke angkasa.

Wajtu upacara belum mulai saat Kisruh, penjual balon gas karbit asal Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu, datang ke sekolah favorit itu pada sekitar pukul 06.15 WIB dengan untaian balon yang belum mengembang dan tabung karbit.

Kisruh pun mulai siap-siap mengisi balon dengan gas karbit. Ia bersiap di di depan kelas 11 Ilmu-Ilmu Soaial (IIS) 3 dan 11 IIS 4 MAN I Pringsewu.

Tidak banyak siswa atau guru yang memperhatikan Kisruh menyelesaikan pesanan. Namun, beberapa menit kemudian seluruh siswa dan guru di MAN 1 Pringsewu tiba-tiba dikagekan dengan suara ledakan sangat keras yang bersumber dari tempat Kisruh menaruh tabung karbit. Bersamaan suara ledakan itu, tubuh Kisruh terpental beberapa meter. Tragis. Kisruh meninggal dengan kondisi kepala terpisah dari badan. Badan Kisruh pun hancur. Tangannya pun putus.

Tidak ada saksi mata yang bisa menjelaskan bagaimana musibah itu terjadi.

Para siswa, guru, dan warga sekitar berhamburan datang ke lokasi. Polisi pun tak lama kemudian datang untuk mengevakuasi jasad Kisruh yang malang itu.

“Begitu dengar ledakan, saya lihat ke arah sumber suara ledkan sudah banyak kepulan asap putih berbau karbit. Para siswa pun menangis” kata Ndang, seorang penjaga kantin sekolah.

BACA: Tabung Karbit Meledak, Tukang Balon Tewas dengan Kepala Putus

Tidak hanya tubuh Kisruh yang hancur. Bangunan sekolah terutama kelas 11 Ilmu-Ilmu Soaial (IIS) 3 dan 11 IIS 4 MAN I Pringsewu juga rusak parah.  Kaca jendela kelas pecah, plafon teras jebol.

Suasana duka menyelimuti warga MAN 1 Pringsewu. Upacara terakhir pun dibatalkan dan diganti dengan doa bersama untuk almarhum Kisruh.

Innalillahi wa innaillaihi roji’un. Semoga Pak Kisruh husnul khotimah dan keluarganya mendapatkan kesabaran….

BACA JUGA: Kontroversi Gas untuk Mengisi Balon

Loading...