Beranda Ruwa Jurai Lampung Selatan Pasca-Tsunami, Warga Pulau Sebesi Kekurangan Kebutuhan Pokok

Pasca-Tsunami, Warga Pulau Sebesi Kekurangan Kebutuhan Pokok

552
BERBAGI
Desa Pulau Sebesi (Foto: Teraslampung|Oyos Saroso HN)
Desa Pulau Sebesi (Foto: Teraslampung|Oyos Saroso HN)

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Hingga  Senin ,24 Desember 2018, warga Desa Tejang Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan masih mengungsi di tempat yang lebih tinggi pascaterjadinya terjangan gelombang tinggi tsunami, Sabtu malam 22 Desember 2018.

Warga yang berada di tempat-tempat pengungsian itu, mulai kekurangan stok bahan pokok makanan karena belum adanya bantuan yang datang.

Iksan (38), warga Kalianda yang sempat berhubungan dengan kerabatnya yang tinggal di Pulau Sebesi, mengatakan warga di Pulau Sebesi masih mengungsi di tempat-tempat dataran yang lebih tinggi dan mereka belum berani pulang ke rumahnya.

BACA: Kondisi Terkini di Desa Pulau Sebesi Pasca-Tsunami di Selat Sunda

“Saudara saya mengaku warga Desa Pulau Sebesi sudah mulai kekurangan stok bahan kebutuhan pokok (sembako). Sampai siang ini, belum adanya bantuan dari tim dan pemerintah Kabupaten Lampung selatan atapun lainnya yang datang untuk melihat kondisi warga yang ada di Pulau tersebut.

Dampak tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018 di Desa Pulau Sebesi

“Belum ada bantuan yang datang ke sana sampai saat ini, sementara stok makanan yang ada sudah mulai menipis. Kalau sampai dua hari kedepan belum ada juga bantuan makanan dan lainnya, warga pulau banyak yang kelaparan. Kami berharap, tim dan pihak pemerintah daerah bisa segera datang ke lokasi agar dapat segera dievakuasi,”ungkapnya.

Iksan menambahkan, saat terjangan gelombang tinggi itu datang, ada satu korban anak-sanak warga Pulau Sebesi meninggal dunia dan korban sudah berhasil ditemukan.

BACA: 11 Nelayan yang Melaut Dekat Gunung Anak Krakatau Belum Diketahui Nasibnya

“Saat gelombang tinggi itu datang menghantam rumah mereka, korban anak-anak yang meninggal dunia itu terlepas dari upaya penyelematan yang dilakukan oleh kedua orang tuanya,”tukasnya.

Loading...