Beranda Hukum Kriminal Pembunuh Pelajar SMA Mutiara Natar Dibekuk Polisi, Pelakunya Ternyata Suami-Istri

Pembunuh Pelajar SMA Mutiara Natar Dibekuk Polisi, Pelakunya Ternyata Suami-Istri

835
BERBAGI
Kapolresta Bandarlampung, Kombes pol Murbani Budi Pitono (tengah) didampingi Kapolsekta Kedaton, Kompol Bismark (kiri) dan Kasubag Humas Polresta Bandarlampung, AKP Titin Maezunah menunjukkan barang bukti yang dista dari pasutri, Agus dan Fita tersangka pembunuhan pelajar SMA Mutiara Natar, Lampung Selatan.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polsekta Kedaton dan Polresta Bandarlampung membekuk pasangan suami isteri (pasutri) tersangka pembunuhan terhadap Merdi Irawan (17), pelajar SMA Mutiara Natar, Lampung Selatan yang ditemukan tewas di kamar kos di Jalan Kapten Abdul Haq, Rajabasa, Bandarlampung beberapa waktu lalu.

Polisi menangkap kedua tersangka, di kampung halamannya di daerah Way Kanan, pada Minggu (8/10/2017) lalu sekitar pukul 16.00 WIB.

Kedua pasutri tersangka pembunuhan tersebut adalah, AN alias Ag (22) dan RE alias F (20), warga Desa Tanjung Jati, Kecamatan Negeri agung, Way Kanan. Polisi terpaksa melumpuhkan Agus dengan timah panas, karena melakukakan perlawanan saat akan ditangkap.

BACA: Pelajar SMA Mutiara Natar Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos

Kapolresta Bandarlampung, Kombes pol Murbani Budi Pitono didampingi Kapolsekta Kedaton, Kompol Bismark mengatakan, kedua tersangka pembunuhan terhadap Merdy, merupakan pasangan suami istri (Pasutri), Agus dan Vita. Saat dilakukan penangkapan, tersangka Agus berupaya melawan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas melumpuhkan tersangka dengan tembakan di kaki.

“Karena ada upaya perlawanan saat akan ditangkap, petugas melumpuhkan Ag dengan menembak dibagian kedua kakinya. Kedua tersangka, ditangkap petugas di daerah Way Kanan,”ujarnya, Selasa (17/10/2017).

Dikatakannya, kedua tersangka pasutri tersangka pembunuhan korban Merdi tersebut, ditangkap petugas di kampung halamannya di daerah Way kanan, pada Minggu (8/10/2017) lalu sekitar pukul 16.00 WIB.

Dari Penangkapan kedua tersangka, kata Murbani, petugas menyita satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna biru, satu buah ponsel merk Advan, dua buah jaket warna cokelat dan biru, satu buah baju kaos warna hitam dan celana jeans warna coklat. Barang bukti tersebut merupakan milik korban Merdi yang dicuri oleh kedua tersangka.

“Petugas juga menyita barang bukti yang digunakan kedua tersangka untuk menghabisi nyawa korban, yakni satu gulung kabel listrik, satu buah palu bergagang besi, sebilah pisau dan satu lembar karung warna putih,”ungkapnya.

BACA: Soal Sepele, Pasutri Ini Bunuh Pelajar SMA Mutiara Natar

Diketahui sebelumnya, Merdi Irawan (17), warga Jalan Indra Bangsawan ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah kamar kos di Jalan Kapten abdul Haq, Rajabasa, Bandarlampung, pada Minggu (24/9/2017) malam lalu.

Menurut pemilik kos, Nirwana (50), mayat Merdi ditemukan pertamakali oleh Murni, sesama penghuni di tempat kos tersebut sekitar pukul 18.00 WIB.

Awalnya, Murni mencium aroma bau tak sedap dari kamar sebelahnya, karena curiga dengan aroma itu Murni melaporkannya kepada Nirwana selaku pemilik kos. Selanjutnya, pemilik kos bersama warga setempat membuka paksa kamar kos yang dicuriga mengeluarkan bau aroma tidak sedap tersebut.

Ternyata di dalam kamar kos tersebut pemilik kos dan warga menemukan Merdi sudah tewas tergeletak dilantai bersimbah darah. Sementara penghuni kamar kos tersebut, Agus dan Fita beserta sudah tidak ada dan belum diketahui keberadaan keduanya.

Merdi diduga menjadi korban pembunuhan, saat itu juga warga melaporkan penemuan mayat tersebut ke petugas kepolisian. Taklama setelah dilaporkan, petugas kepolisian dari polsekta Kedaton dan polresta Bandarlampung tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutya, jasad Merdi dibawa ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) untuk keperluan visum guna penyelidikan lebih lanjut. Berdasarkan hasil visum et repertum petugas Instalasi Forensik RSUAM, Merdy mengalami luka parah dan terbuka dibagian leher serta kepala sebelah kiri yang diakibatkan dari senjata tajam.

Loading...