Beranda Hukum Kriminal Soal Sepele, Pasutri Ini Bunuh Pelajar SMA Mutiara Natar

Soal Sepele, Pasutri Ini Bunuh Pelajar SMA Mutiara Natar

3069
BERBAGI
Kapolresta Bandarlampung menjelaskan kasus pembunuhan Merdi, siswa SMA Mutiara Natar, dalam ekspos kasus di Mapolresta Bandarlampung, Selasa (17/10/2017).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Misteri pembunuhan Merdi Irawan (17), siswa SMA Mutiara Natar, Lampung Selatan, warga Jalan Indra Bangsawan akhirnya terungkap. Pembunuhan yang diduga kuat dilakukan pasangan suami istri AN alias Ag (22) dan RE alias F (20) itu hanya dilatarbelakangi masalah sepele yang dilakukan oleh kedua tersangka.

“Motif pembunuhan yang dilakukan kedua tersangka pasutri ini, lantaran dibelakangi sakit hati. Alasannya, karena korban tidak mau membantu tersangka Agus yang saat itu akan ribut dengan seseorang di wilayah Natar,” kata Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono, didampingi Kapolsekta Kedaton, Kompol Bismark, dalam ekspos kasus di Mapolresta Bandarlampung, Selasa (17/10/2017).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Kapolresta Bandarlampung, kedua tersangka mengenal korban Merdi. Kedua tersangka mengaku sering mengobrol di tempat kos yang ditempati kedua tersangka di Jalan Kapten Abdul Haq, Rajabasa.

BACA: Pelajar SMA Mutiara Natar Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos

“Karena sakit hat itulah tersangka tega menghabisi nyawa korban Merdi di tempat kosnya di Jalan Kapten Abdul Haq, Rajabasa, pada Minggu (24/9/2017) malam lalu,” katanya.

Mantan Kapolres Banyumas ini mengatakan, setelah ribut dengan seseorang di Natar, Ag menceritakannya kepada istrinya, F. Setelah mendengar cerita dari suaminya, timbulah niat jahat F untuk membunuh dan menguasai sepeda motor milik korban.

Setelah menghabisi nyawa korban, kata Murbani, kedua tersangka melarikan diri dengan membawa sepeda motor Yamaha Jupiter Z, serta ponsel milik korban. Keduanya, melarikan diri dan bersembunyi di kampung halamannya di daerah Way kanan.

“Jadi Kasus pembunuhan korban Merdi, otak perencana pembunuhannya adalah tersangka F. Eksekutornya adalah suaminya dan F,”terangnya.

BACA: Pembunuh Pelajar SMA Mutiara Natar Dibekuk Polisi, Pelakunya Ternyata Suami-Istri

Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polsekta Kedaton dan Polresta Bandarlampung   meringkus dua warga Desa Tanjung Jati, Kecamatan Negeri agung, Way Kanan itu di kampung halamannya di daerah Way Kanan, pada Minggu (8/10/2017) lalu sekitar pukul 16.00 WIB.

Loading...