Beranda Hukum Penambangan Pasir Gunung Anak Krakatau, Walhi Desak Izin PT LIP Segera Dicabut

Penambangan Pasir Gunung Anak Krakatau, Walhi Desak Izin PT LIP Segera Dicabut

5360
BERBAGI
Direktur Walhi Lampung Irfan Musarin menyerahkan berkas tuntutan pencabutan izin PT LIP kepada Ketua Komisi II DPRD Lampun, Wahrul Fauzi Silalahi, Senin (9/12/2019). Foto: Teraslampung.com/Dandy Ibrahim
Direktur Walhi Lampung Irfan Musarin menyerahkan berkas tuntutan pencabutan izin PT LIP kepada Ketua Komisi II DPRD Lampun, Wahrul Fauzi Silalahi, Senin (9/12/2019). Foto: Teraslampung.com/Dandy Ibrahim

TERASLAMPUNG.COM — Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Lampung mendesak Pemprov Lampung segera mencabut izin PT Lautan Indah Persada (LIP) karena cacat administrasi serta merusak lingkungan. PT LIP diketahui mendapatkan izin dari Pemprov Lampung untuk menambang pasir di sekitar Pulau Sebesi, dekat dengan perairan kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK).

BACA: Kantongi Izin Pemprov Lampung, PT LIP Siap Mengeruk Pasir Gunung Anak Krakatau

“Kami menilai izin PT LIP cacat adminstrasi karena Izin usaha Pertambangan (IUP) operasi produksi diterbitkan dimasa transisi antara undang-undang (UU) nomor 1 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 27 tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pengelolaan Pulau-pulau Kecil (PWP3K) dengan Perda Provinsi Lampung nomor 1 tahun 2018 tentang Rencana Zonasi (RZWP3K),” kata Direktur Walhi Lampung Irfan Musarin pada dengar pendapat dengan Komisi II DPRD Provinsi Lampung, di Ruang Rapat DPRD Lampung, Senin, 9 Desember 2019.

Dengan alasan tersebut, kata Irfan, yang ditunggu adalah keberanian pemerintah untuk segera mencabut izin PT LIP meski izinnya masih tersisa empat bulan lagi.

“Kita menunggu keberanian pemerintah dasarnya jelas amanat undang-undang nomer 1 tahun 2014 jelas sekali bunyinya, pemerintah daerah tidak boleh menerbitkan izin pertambangan jika pemda belum.memiliki Perda tentang RZWP3K,” katanya.

“Ditambah lagi pada Perda nomer 1 tahun 2018 tentang RZWP3K disitu Pemprov Lampung sudah tidak memberikan izin penambangan di pesisir dan pulau-pulau keci. Nah, ini kan jelas semua dasar hukumnya tinggal kita tunggu apakah pemprov mau mengesekusinya,” tambah Irfan.

Sementara itu, Direktur Mitra Bentala Mashabi berharap pertemuan dengan dewan ini ada hasil yang jelas tidak seperti yang dulu-dulu.

BACA: Polda Tetapkan Bos PT EVAL Pengeruk Pasir Gunung Anak Krakatau Sebagai Tersangka

“Penyedotan pasir itu merusak semua ekosistem ditarik terumbu karang dan lain sebagainya Dampaknya nelayan kesulitan mencari ikan. Selain itu, pertemuan hari ini hasilnya konkret ada hasilnya tidak seperti yang dulu-dulu,” katanya.

Dari pertemuan antara penggiat linggungan seperti Walhi, Mitra Bentala, dan LBH Bandarlampung dengan DPRD Provinsi Lampung Komisi II terungkap bahwa izin PT LIP akan segera berakhir bulan Maret 2020.

“Sebelumnya kami melakukan dengar pendapat dengan 4 SKPD, salah satunya perizinan. Mereka menginformasikan bahwa izin PT LIP akan berakhir bulan Maret 2020. Jika mereka tutup izin itu sekarang, mereka takut terjadi eksesnya dibelakang,” kata Wakil Ketua Komisi II I Made Bagiase.

Namun.  politisi PKS Johan Sulaiman mengusulkan tidak perlu menunggu hingga izin PT LIP habis tapi secepatnya segera izinnya itu dicabut karena jelas merusak lingkungan dan melanggar batas.

“Kita tidak tahu apa yang terjadi dua tiga bulan ke depan. Saya mengusulkan secepatnya izinnya itu dicabut dan saya minta dukungan dari teman-teman untuk memberikan dokumen, data untuk kami berargumen,” kata Johan.

Sedangkan Ketua Komisi II Wahrul Fauzi mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan DPRD Banten serta dalam waktu dekat akan segera turun ke lapangan.

“Kami pada kunjungan kerja (kunker) ke Banten juga berdiskusi soal PT LIP tujuannya ketika izin PT LIP kita tutup di sini Banten juga tidak memberikan izin. Selanjutnya kami akan turun ke lapangan kami upayakan sebelum tahun 2020,” jelasnya.

Dandy Ibrahim

Loading...
BERBAGI
Artikel sebelumyaBareskrim Polri Tolak Laporan Henry Yoso soal Rocky Gerung
Artikel berikutnyaSkor PISA Indonesia Jeblok, Ini Kata Politikus PKS
Portal Berita Lampung: Terkini, Independen, Terpercaya