Beranda Hukum Narkoba Polisi Tangkap Mantan Anggota DPRD Bandarlampung yang Pernah Curi Obat dan Direhabilitasi...

Polisi Tangkap Mantan Anggota DPRD Bandarlampung yang Pernah Curi Obat dan Direhabilitasi karena Ketergantungan Narkoba

297
BERBAGI
Wadir Reserse Narkoba Polda Lampung, AKBP Wika Hardianto memberikan keterangan terkait penangkapan Nizar dan Darma saat di ruang kerjanya, Rabu (3/5/2017).

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, menangkap mantan anggota DPRD Bandarlampung Nizar Romas di sebuah rumah di Jalan Hos Cokro Aminoto, Kelurahan Enggal, Tanjungkarang Timur, Selasa (2/5/2017) sore lalu. Selain Nizar, polisi juga menangkap mantan Sekretaris DPW Partai Nasdem Lampung, Darma Wijaya saat keduanya sedang pesta sabu-sabu.

Penangkapan Nizar Romas dan Darma Wijaya tersebut, dibenarkan oleh Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, AKBP Wika Hardianto saat ditemui di ruang kerjanya.

“Ya benar, Selasa kemaren anggota menangkap dua orang bernama Nizar dan Darma saat keduanya sedang pesta narkoba di dalam rumah di Jaln HOS Cokro Aminoto,”kata Wika, Rabu (3/5/2017).

Dikatakannya, dari penangkapan keduanya, petugas menyita satu paket sabu dan alat isap sabu (bong). Penangkapan keduanya, merupakan bagian dari Operasi Anti narkotika (Antik) yang digelar hingga 7 Mei mendatang.

BACA: Kasus Pencurian Obat dan Jarum Suntik, Anggota DPRD Nizar Romas Ditetapkan Sebagai Tersangka

“Saat ini keduanya masih dilakukan pemeriksaan intensif oleh penyidik, mengenai status keduanya masih sebagai saksi,”ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun teraslampung.com, sebuah rumah yang berada di jalan HOS Cokro Aminto tersebut, bukan kali ini saja digrebek polisi terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Bahkan sebelumnya juga, polisi pernah menggrebek rumah tersebut pada tahun 2013 silam. Pada saat itu, polisi menangkap anggota DPRD Bandarlampung, Jimi Khomeini legislator dari Partai Gerindra.

Nizar Romas pernah bikin heboh Lampung karena mencuri obat-obatan dan jarum suntik di RSU Abdul Moeloek Bandarlampung, pada 2016 lalu. Ia ditangkap aparat Polsekta Kedaton.

BACA: Anggota DPRD Bandarlampung Curi Obat dan Alat Suntik Bersama Kawannya

Mantan anggota DPRD Bandarlampung tersebut, melakukan pencurian dibawah pengaruh obat penenang yang dikonsumsinya. Kasus tersebut, ditangani Polresta Bandarlampung dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Selanjutnya, meski sudah ditetapkan tersangka, polisi menangguhkan penanahanan Nizar karena akan menjalani rehabilitasi narkoba. Hingga akhirnya, kasus tersebut berakhir damai dengan pihak RSUAM.

Karena pihak RSUAM telah mencabut laporannya di kepolisian, sehingga dengan adanya pencabutan laporan tersebut polisi pun memberikan sinyal menghentikan penyidikan (SP3) kasus pencurian tersebut.

Loading...