Beranda Hukum Prostitusi Online di Lampung, Artis VS dan S Hanya Berstatus Saksi

Prostitusi Online di Lampung, Artis VS dan S Hanya Berstatus Saksi

238
BERBAGI
Kabid Humas Polda Lampung, Kombespol Zahwani Pandra Aryad (tengah) menjelaskan hasil penyelidikan kasus prostitusi online yang melibatkan artis VS dan dua muncikari, di Polresta Bandarlampung, Kamis (30/7/2020).
Kabid Humas Polda Lampung, Kombespol Zahwani Pandra Aryad (tengah) menjelaskan hasil penyelidikan kasus prostitusi online yang melibatkan artis VS dan dua muncikari, di Polresta Bandarlampung, Kamis (30/7/2020).

TERASLAMPUNG.COM — Polresta Bandarlampung menetapkan dua orang muncikari penyalur artis Vernita Syabila (VS) yang ditangkap di sebuah hotel berbintang di Bandarlampung, Selasa malam (27/7/2020) sebagai tersangka. Keduanya adalah MNA (21 tahun), warga Tambora, Jakarta Barat, dan MA (31), warga Pemalang, Jawa Tengah.

BACA: Prostitusi Online, Seorang Artis dan Dua Muncikari Ditangkap di Hotel Berbintang di Bandarlampung

Sementara itu, VS (27 tahun), warga Kecamatan Mandalajati, Kabupaten Bandung hanya menjadi saksi dalam kasus tersebut. Ia selanjutnya dipulangkan ke rumahnya di Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Kabid Humas Polda Lampung, Kombespol Zahwani Pandra Aryad, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan petugas, keduanya mendapat upah atau fee sebesar Rp10 juta.

“Masing-masing mendapat Rp5 juta dari total Rp30 juta tarif jasa Vernita Syabila,” kata Kombespol Zahwani Pandra Arsyad dalam konferensi pres di Mapolresta Bandarlampung, Kamis (30/7/ 2020).

Menurut Pandra, mereka diketahui sudah di Bandar Lampung sejak 28 Juli 2020, pukul 13.00.

“Modus dua muncikari tersebut adalah menawarkan jasa prostitusi via HP kepada calon penerima jasa dengan terlebih dahulu mentransfer sejumlah uang yang telah ditetapkan, dan wajib mempersiapkan akomodasi serta fasilitas yang disepakat,” katanya.

BACA: Prostitusi Online di Lampung, Polisi Tetapkan Dua Muncikari Sebagai Tersangka

Pandra mengatakan tersangka Melianita setelah dilakukan test urine ternyata positif mengonsumsi sabu dan ekstasi.

“Diputuskan hasil gelar perkara ditetapkan dua tersangka MK dan MNa. Sementara RH alias VS masih saksi dan akan dikembangkan,” katanya.

Barang bukti yang disita polisi antara lain: uang Rp15 juta, bukti transfer Rp15 juta, bukti transfer bank Rp1 juta, nota booking salah satu kamar hotel, dan satu kotak alat kontrasepsi dan tga buah telepon genggam.

Sementara Kapolresta Bandarlampung Kombespol Yan Budi Jaya mengatakan, mucikari menawarkan melalui media sosial, terhadap artis tersebut sehingga dilakukan pemesanan, dan disepakati di Kota Bandar Lampung.

“Pada saat diamankan antara si pemesan dan pekerja seni sudah dalam suatu kamar di hotel tersebut,” katanya.

Sebelumnya, Rabu malam (29/7/20200 Kapolresta Bandarlampung Kombespol Yan Budi Jaya menyatakan bahwa S, pria yang memesan artis berinisial VS dan diduga terlibat kasus prostitusi online tidak menjalani penahan. Ia hanya berstatus sebagai saksi.

“S sudah kita pulangkan,” ujar Yan, Rabu (29/7/2020).

Polresta Bandar Lampung menangkap tiga orang perempuan dan satu orang laki-laki terkait dugaan prostitusi online.

Mereka yang ditangkap adalah artis perempuan FTV berinisial VS, I dan M sebagai muncikari, dan S sebagai pemesan yang merupakan pengusaha di Lampung.

Dari hasil pemeriksaan Polresta Bandar Lampung, VS dipesan oleh salah seorang pria berinisial S dengan tarif Rp30 juta.

 

Loading...